undefined
undefined
Aku menyesal waktuku yang sekian puluh tahun habis tanpa ada perubahan yang berarti dalam diriku.
Mengapa demikian?
Karena aku terbawa oleh arus deras yang selama ini baru kusadari sekarang, pelan tapi pasti bagai musuh dalam selimut yang sewaktu waktu bisa menikamku dari belakang bahkan dari arah mana saja yg ia kehendaki.
Dan akhir akhir ini aku selalu ingin mengutuk diriku sendiri. Tapi pada dasarnya bukanlah diriku yang salah.Yang salah dan harus dikambing hitamkan adalah hawa nafsu yang bersarang dalam diriku,hawa nafsu yang selalu condong pada kesenangan duniawi.
Wahai hawa andai engkau dapat kukendalikan laksana kau mengendalikanku pasti hidupku akan sangat berarti.
0 komentar:
Posting Komentar